Kebersamaan jemaat MRII Harapan Indah di awal tahun 2026 dimulai dengan kegiatan trekking ke Baduy Luar yang diikuti oleh para peserta dari berbagai rentang usia, termasuk balita hingga usia lanjut. Hujan yang turun di tengah kegiatan tidak menyurutkan antusias mayoritas jemaat menyelesaikan lintasan hingga akhir.
Kiranya melalui fellowship yang diadakan di luar gereja ini dapat semakin mempererat hubungan antar jemaat, meningkatkan kebugaran fisik dan kesehatan mental para peserta, serta sekaligus menikmati karya ciptaan Tuhan yang luar biasa indah, sehingga kita dapat semakin bersyukur atas anugerah umum yang telah Tuhan berikan bagi kita semua.
Ibadah keluarga pertama pada tahun 2026 ini bertempat di Perumahan Pesona Anggrek Harapan, Harapan Jaya, Bekasi Utara. Renungan kebenaran Firman Tuhan dibawakan oleh Vik Kenny Ruben. Di akhir sesi ibadah, Pak Anton dan Ibu Ria memberikan kesaksian ucapan syukur dan para jemaat berfoto bersama sebelum kembali ke rumah masing-masing.
Ibadah keluarga kedua pada tahun 2026 ini dihadiri oleh cukup banyak jemaat karena diadakan bertepatan dengan momen hari libur Idul Fitri. Bertempat di Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, renungan Firman Tuhan dibawakan oleh Vik Kenny Ruben dengan tema "Marketplace Logic". Jemaat yang hadir dibagi menjadi empat kelompok kecil untuk mendiskusikan renungan yang telah disampaikan. Di akhir ibadah, Bapak Liem Eng Hwie dan istri menyampaikan kesaksian penyertaan Tuhan yang luar biasa dalam kehidupan keluarga mereka selama ini dan kiranya nama Tuhan senantiasa dimuliakan melalui kesaksian hidup keluarga ini.
Teladan Yesus membasuh kaki murid-muridNya yang terdapat dalam Yohanes 13:1-10;15-18 menjadi tema renungan dalam ibadah Persekutuan Doa tahun ini.
Ada 2 hal utama yang dapat kita teladani dalam peristiwa ini, yaitu:
Memiliki kerendahan hati yang radikal, sama seperti Yesus yang dapat merendahkan diri dan mengambil hati sebagai seorang hamba untuk melakukan pekerjaan seorang hamba yang membasuh kaki tuannya.
Melakukan pekerjaan Kristus sebagaimana Kristus melakukan pekerjaan Allah Bapa, maka kaki kita perlu dibersihkan untuk pergi mengabarkan berita Injil.
Jadi, Jumat Agung adalah momen untuk kita melepaskan sepatu kita dan membiarkan Yesus membasuh kaki kita murid-muridNya, sehingga seharusnya kita dapat mengalami penghiburan dan sukacita dalam Jumat Agung karena telah pergi melakukan pekerjaan Allah ini.
Pada hari Sabtu, 4 April 2026, Persekutuan Pemuda MRII Harapan Indah memperingati Jumat Agung dan Paskah bersama dengan para penyandang disabilitas mental di Panti Sosial Mutiara Karawang. Yesus mengasihi orang-orang yang dibuang oleh dunia ini, bahkan rela mati bagi umat manusia. Inilah kabar baik yang dibawakan oleh Vik. Kenny Ruben dalam kunjungan kali ini. Di akhir ibadah, para pemuda saling mendoakan setiap penyandang disabilitas di sana sesuai dengan pergumulannya masing-masing.